Aturan Terbaru Swab dan Rapid Antigen Libur Nataru

Kementerian perhubungan mengeluarkan peraturan terbaru keharusan rapid antigen bagi yang akan melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru.

Foto: Vesna Harni dari Pixabay

Buat yang akan melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), perhatikan peraturan terbaru yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan ini. Pelaku perjalanan dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa (antar-Provinsi/Kabupaten/Kota) yang menggunakan moda transportasi udara dan kereta api wajib menunjukkan surat keterangan negatif tes antigen, paling lambat 3x 24 jam sebelum keberangkatan.

Kewajiban tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Tentang Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Perjalanan Orang dengan Transportasi Selama Masa Libur Natal dan Tahun Baru Dalam Masa Pandemi Covid-19.

SE Kementerian Perhubungan tersebut untuk transportasi Laut, Udara dan Perkeretaapian berlaku mulai 22 Desember 2020 – 8 Januari 2021 dan untuk transportasi Darat berlaku mulai 19 Desember – 8 Januari 2021.

“SE yang kami terbitkan merujuk pada SE Satgas Covid-19 Nomor 3 tahun 2020, yang bertujuan untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19 yang berpotensi meningkat akibat perjalanan orang di masa libur natal dan tahun baru,” jelas juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan tertulis, Senin (21/12).

Selain aturan pelaksanaan transportasi udara dan kereta api, diatur juga perjalanan darat yang bersifat pribadi mau pun umum. Dalam surat edaran tersebut disebutkan agar pelaku perjalanan menggunakan rapid tes antigen paling lama 3×24 jam sebelum keberangkatan. Selain itu, diwajibkan mengisi 3-Hac.

Anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

Disebutkan pula bahwa perjalanan rutin di Pulau Jawa dengan moda transportasi laut yang bertujuan melayani pelayaran lokasi terbatas antarpulau atau antarpelabuhan domestik dalam satu wilayah aglomerasi atau dengan transportasi darat baik pribadi maupun umum dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan (Jabodetabek) tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat hasil rapid test antigen sebagai syarat perjalanan.

Untuk perjalanan ke Pulau Bali, pelaku perjalanan yang menggunakan transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan tes RT-PCR paling lama 7×24 jam sebelum keberangkatan. Sedangkan yang menggunakan transportasi darat atau laut, pribadi maupun umum, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif menggunakan rapid test antigen paling lama 3x 24 jam sebelum keberangkatan

Selain perjalanan ke Pulau Bali, dari dan ke Pulau Jawa serta di dalam Pulau Jawa, rapid test antibodi masih boleh digunakan dan berlaku selama 14 hari.

Dalam SE itu disebutkan bahwa Satuan Tugas Daerah dapat melakukan tes acak rapid test antigen maupun RT-PCR jika diperlukan. Selain itu, Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Daerah dan unsur TNI Polri melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ketentuan di lapangan.

“Kami meminta kepada seluruh operator transportasi agar memenuhi semua ketentuan dan memberikan sosialisasi yang memadai kepada seluruh anggota masyarakat. Demikian juga kepada para calon penumpang, diminta untuk dapat mengikuti ketentuan dan selalu menjalankan protokol kesehatan 3M: menggunakan masker, menjaga jarak dan menjaga kebersihan”, demikian tutup Adita. (*)

Share:

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn